You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2 Pekerja Bangunan Tewas Tenggak Miras Oplosan
photo Doc - Beritajakarta.id

2 Pekerja Bangunan Tewas Tenggak Miras Oplosan

Dua pekerja bangunan yang diduga menenggak minuman keras (miras) akhirnya meninggal dunia di RS Islam Cempaka Putih, Selasa (8/7). Sebelumnya, pada Minggu (6/7), dua korban tewas bersama dua rekannya meminum miras di lokasi proyek pembangunan rumah di Jl Tanah Mas I, No 25 Kelurahan Kayuputih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.  

Korban memang terlihat pesta miras di lantai dua proyek bangunan

Kedua korban tewas yakni, Abdul Rozak (23) dan Parwi (29). Sedangkan dua rekannya yakni Akhmad Nurohim (29) dan lukman Nurizal (19) masih dirawat secara intensif di RS Islam Cempaka Putih.

Polres Jaktim Musnahkan 15 Ribu Botol Miras

Keempat pekerja bangunan ini diketahui menenggak miras pada Minggu (6/7) sekitar pukul 13.00 saat istirahat. Keesokan harinya, keempat masih bekerja seperti biasa di lokasi pembangunan rumah mewah.

Namun, pada Selasa pagi, keempatnya mengalami muntah-muntah dan langsung dilarikan oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan pengobatan di Puskesmas Kayuputih. Setelah dilakukan pemeriksaan, oleh petugas puskesmas, keempat pekerja bangunan ini kemudian dirujuk ke RS Islam Cempaka Putih.

Keempatnya pun sempat mendapatkan perawatan di ruang UGD. Namun sayang, Abdul Rozak dan Parwi akhirnya meninggal dunia pada pukul 08.45 dan 06.45.

"Saya kurang kenal dengan korban. Karena meski satu lokasi, kami beda mandor. Korban memang terlihat pesta miras di lantai dua proyek bangunan," kata Bambang, saksi mata yang juga rekan korban, Selasa (8/7).

Kapolsek Pulogadung, Kompol Muhammad Nashir mengatakan, dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah botol yang diduga digunakan pelaku untuk meramu miras oplosan. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil otopsi dari RSCM.

"Kami masih memintai keterangan para saksi dan melakukan penyeledikan. Kami juga masih menunggu hasil otopsi dari RSCM. Karena korban tewas kami bawa ke RSCM untuk keperluan otopsi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8748 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2676 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1447 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1296 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1286 personFakhrizal Fakhri